• Tentang UGM
  • IT Center
  • English
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Center for Southeast Asian Social Studies
Universitas Gajah Mada
  • Home
  • About Us
    • Overview
    • Researcher
    • Partner Researcher
    • Partner Institution
    • Library
  • Research
  • Program
    • International Conference
    • SUMMER COURSE
    • CESASS Research Fellowship
    • INTERNSHIP
    • CESASS TALK
    • CESASS Chat
    • CESASS Vodcast
    • SEA Movie
    • Workshop
  • Publication
    • Journal
    • Book
    • Proceeding
    • Policy Brief
  • Academic Essay
    • Culture & Linguistics
    • Digital Society
    • Economic and Social Welfare
    • Education
    • Media & Communication Studies
    • Law & Human Rights
    • Politics and International Relations
    • Article Guidelines
  • Home
  • Publication
  • Book
  • Reference Book: “Kohesi Sosial di Ibu Kota Nusantara”

Reference Book: “Kohesi Sosial di Ibu Kota Nusantara”

  • Book
  • 23 November 2025, 13.49
  • Oleh: mellyananungki
  • 0

Kohesi Sosial di Ibu Kota Nusantara

Authors: Rini Rachmawati, Wahyudi Kumorotomo, Amandita ‘Ainur Rohmah, Nurina Aulia Haris, Mellinia Ananda, Anindya Puteri Eka Susilowati, Tria Sofie, Prananta Radika, Kunastya Mulya Pinta Ramadhan

This publication is an output of the 2024 Flagship Research project entitled “Is It Social Polarization or Social Cohesion in Nusantara New Capital City of Indonesia?”

Abstract:

Buku “Kohesi Sosial di Ibu Kota Nusantara” membahas dinamika sosial dan budaya yang muncul seiring dengan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai pusat pemerintahan baru Indonesia. Buku ini mengeksplorasi pertanyaan utama: apakah perpindahan dan pembangunan IKN akan menciptakan polarisasi sosial atau justru memperkuat kohesi sosial di masyarakat yang beragam secara budaya, etnis, dan ekonomi. Adanya pendatang di IKN apakah akan memperkuat keharmonisan sosial budaya di IKN atau sebaliknya.

Melalui analisis mendalam, buku ini mengulas dampak sosial ekonomi sebagai ibu kota baru, bagaimana pengaruh interaksi antara masyarakat lokal dan pendatang, serta peran paguyuban atau forum kelompok masyarakat dalam menjaga harmoni sosial. Tema ketangguhan sosial budaya menjadi sorotan utama, mencakup adaptasi masyarakat lokal, keberlanjutan kearifan lokal, dan tantangan modernisasi di tengah transformasi pembangunan IKN.

Dilengkapi dengan studi kasus, data empiris, wawancara terstruktur (kuesioner), indepth interview, dan FGD dengan berbagai pemangku kepentingan, buku ini memberikan strategi membangun IKN sebagai harmony city dalam bingkai kohesi sosial. Buku ini menjadi referensi penting bagi peneliti, pembuat kebijakan, dan masyarakat umum yang ingin memahami kompleksitas sosial budaya seiring dengan pembangunan IKN.

Leave A Comment Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Recent Posts

  • CESASS Team Conducts Field Research on Socio-Cultural Transformation and Environmental Justice in East Kalimantan
  • CESASS Chat #48 “GeoSpectra” by AInsightGeo Team
  • Bridging Academic Silos Through Collaborative Dialogue
  • CESASS Chat #47: “Artivism in Indonesia” & “Maritime Dispute in South China Sea”
  • CESASS Chat #46: “Regime Types in Southeast Asia and the Interpretation of ASEAN Norms”
Universitas Gadjah Mada

Center for Southeast Asian Social Studies
Universitas Gajah Mada

Gedung PAU, Jl. Teknika Utara
Daerah Istimewa Yogyakarta 55281
pssat@ugm.ac.id
+62 274 589658

Instagram | Twitter | FB Page | Linkedin | Youtube

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY