• Tentang UGM
  • IT Center
  • English
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Center for Southeast Asian Social Studies
Universitas Gajah Mada
  • Home
  • About Us
    • Overview
    • Researcher
    • Partner Researcher
    • Partner Institution
    • Library
  • Research
  • Program
    • International Conference
    • SUMMER COURSE
    • CESASS Research Fellowship
    • INTERNSHIP
    • CESASS TALK
    • CESASS Chat
    • SEA Movie
    • Workshop
  • Publication
    • Journal
    • Book
    • Proceeding
    • Policy Brief
  • Academic Essay
    • Culture & Linguistics
    • Digital Society
    • Economic and Social Welfare
    • Education
    • Media & Communication Studies
    • Law & Human Rights
    • Politics and International Relations
    • Article Guidelines
  • Home
  • Publication
Arsip:

Publication

Book Chapter: “Popular Culture in Cross-Cultural Understanding: Roles, Challenges, and Opportunities”

Book Tuesday, 16 December 2025

Popular Culture in Cross-Cultural Understanding: Roles, Challenges, and Opportunities

Authors: Lidwina Mutia Sadasri, Sophie Asha Putri Wibowo, Wazir Ali, Nurvita Wijayanti, Qistina Nur binti Zulkurnain, Gracia Alya Quina Akhmad, Nurina Aulia Haris

This book chapter is part of “Learning and Researching Southeast Asia: Communicating the ASEAN Identity Through Popular Culture Summer Course Program 2024” by the Center of Southeast Asian Social Studies, Universitas Gadjah Mada (CESASS UGM). read more

Reference Book: “Kohesi Sosial di Ibu Kota Nusantara”

Book Sunday, 23 November 2025

Kohesi Sosial di Ibu Kota Nusantara

Authors: Rini Rachmawati, Wahyudi Kumorotomo, Amandita ‘Ainur Rohmah, Nurina Aulia Haris, Mellinia Ananda, Anindya Puteri Eka Susilowati, Tria Sofie, Prananta Radika, Kunastya Mulya Pinta Ramadhan

This publication is an output of the 2024 Flagship Research project entitled “Is It Social Polarization or Social Cohesion in Nusantara New Capital City of Indonesia?”

Abstract:

Buku “Kohesi Sosial di Ibu Kota Nusantara” membahas dinamika sosial dan budaya yang muncul seiring dengan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai pusat pemerintahan baru Indonesia. Buku ini mengeksplorasi pertanyaan utama: apakah perpindahan dan pembangunan IKN akan menciptakan polarisasi sosial atau justru memperkuat kohesi sosial di masyarakat yang beragam secara budaya, etnis, dan ekonomi. Adanya pendatang di IKN apakah akan memperkuat keharmonisan sosial budaya di IKN atau sebaliknya. read more

Kajian Perencanaan dan Pemetaan Kebutuhan Solusi Ekosistem Digital di Kabupaten Tojo Una-Una

Policy Brief Friday, 19 September 2025

Chief Researcher: Prof. Dr. Rini Rachmawati, S.Si., M.T.

Assistant:

Amandita ‘Ainur Rohmah, S.Si., M.Sc.

Azis Musthofa, S.Si.

Potensi Pengembangan Ekosistem Digital

  • Dukungan Pemerintah Daerah : Kepala Daerah, OPD, hingga pemerintah desa
  • Pemanfaatan infrastruktur digital yang disediakan BAKTI KOMINFO (BTS dan AI) pada sektor pendidikan, kesehatan, pariwisata, layanan publik.
  • Digitalisasi di Kabupaten Tojo Una-Una sudah mulai diinisiasi melalui adanya presensi online
  • Pemerintah Kab. Tojo Una-Una telah mendata kebutuhan infrastruktur dalam menguatkan ekosistem digital. Kominfo Kab. Tojo Una-Una telah mengcover akses internet seluruh OPD.
  • Pelayanan publik berbasis digital: Inisiasi layanan publik (Dukcapil:pengajuan akte kelahiran, pelaporan kematian, dan pembuatan KTP)
  • Literasi digital masyarakat: keaktifan masyarakat lokal dalam kegiatan UMKM dan penguatan gender.
  • Perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah yang sudah memanfaatkan TI sebagai media pemasaran (sosial media, platform e-commerce, dan QRIS)
  • Pengembangan objek daya tarik wisata dengan pasar wisatawan mancanegara
  • Sudah adanya penerapan Smart Village pada beberapa desa di Kabupaten Tojo Una-Una.

TATA KELOLA DIGITAL

Permasalahan

  1. Permasalahan akses jaringan khususnya di kepulauan dan dataran atas
  2. Belum semua OPD memiliki website
  3. Keterbatasan anggaran operasional penyediaan layanan publik berbasis IT
  4. Keterbatasan pengetahuan SDM dalam pemanfaatan teknologi
  5. Terbatasnya alat komunikasi (Mobile Phone)

Desain Program

  1. Peningkatan layanan internet di desa
  2. Program layanan internet gratis melalui wifi publik
  3. Program percontohan Desa Pintar/Smart Village

PARIWISATA BERKELANJUTAN DAN BERWAWASAN LINGKUNGAN

Permasalahan

  1. Belum meratanya jaringan internet pada destinasi pariwisata
  2. Persoalan digitalisasi promosi pariwisata pada kawasan strategis nasional
  3. Keterbatasan SDM bidang IT
  4. Terbatasnya infrastruktur sarana prasarana transportasi destinasi wisata di kepulauan

Desain Program

  1. Kolaborasi pengelolaan destinasi wisata dengan OPD-OPD
  2. Perubahan mindset terkait penguatan kolaborasi pariwisata
  3. Pengembangan SDM Pariwisata
  4. Pengelolaan website Dinas Pariwisata dan Pelaku Wisata
  5. Pembangunan 3 destinasi prioritas (Danau Banano, Pulau Una-Una, dan Pulau Papan: Desa Kadoda), Malotong, Ubur Ubur sama Air Panas Marlo

PEMBERDAYAAN EKONOMI

Permasalahan

  1. Keterbatasan infrastruktur sarana dan prasarana
  2. Keterbatasan SDM bidang IT
  3. Terbatasnya akses jaringan untuk fasilitasi promosi produk UMKM
  4. Tidak semua pelaku UKM mampu menggunakan platform e-commerce dalam mempromosikan produk
  5. Akses internet yang kurang optimal di kawasan perdesaan

Desain Program

  1. Pengembangan sentra kopi di Desa Nggawia, Kec. Tojo Barat
  2. Pengembangan Sentra IKM di Desa Uebone, Kec. Ampana Barat
  3. Pengembangan sentra jagung di Kec. Ulubongka
  4. Pengembangan pemasaran/promosi produk UMKM
  5. Pengembangan Bumdes
  6. Peningkatan kualitas jaringan internet
  7. Dukungan pelatihan digitalisasi untuk UMKM, IKM, Bumdes, Koperasi dan Petani
  8. Peningkatan akses internet untuk menjalankan usaha
  9. Peningkatan akses internet untuk anggota usaha

PENGUATAN PERAN WANITA DI SEKTOR DIGITAL

Permasalahan

  1. Keterbatasan pengetahuan SDM dalam pemanfaatan teknologi
  2. Terbatasnya alat komunikasi (Mobile Phone)

Desain Program

  1. Peningkatan layanan internet di desa
  2. Pengembangan ekosistem lokal dan desa mandiri
  3. Program penguatan keterampilan digital untuk perempuan

LITERASI DIGITAL

Permasalahan

  1. Terbatasnya pemanfaatan website atau layanan digital masyarakat
  2. Belum meratanya jaringan listrik khususnya di daerah kepulauan

Desain Program

  1. Peningkatan penyediaan fasilitas layanan pendidikan berbasis aplikasi (guru dan siswa)
  2. Bimbingan teknis layanan digital masyarakat
  3. Menyediakan akses internet di lokasi-lokasi fasilitas umum
  4. Lomba untuk masyarakat dalam pembuatan video edukasi masyarakat melalui sosial media
  5. Membuka ruang umum mengenai layanan digital di setiap kecamatan
  6. Pengadaan Listrik Tenaga Surya untuk mendukung layanan digital di desa yang belum ada jaringan listriknya

Desain Program, Kegiatan dan Indikator Outcome read more

Book Chapter: “Innovations in Enhancing Smart Cities in Southeast Asia”

Book Tuesday, 24 June 2025

Innovations in Enhancing Smart Cities in Southeast Asia

Authors: Rini Rachmawati, Mellinia Ananda, Nurina Aulia Haris, Amandita Ainur Rohmah, Ichlasul Winantya Wicaksana, Diva Humaira Nibras, Satya Lejar Wijaya, Yumna Amalia, Medyline Agnes, Teng Athipanha, Dollin Ardan, Arta Aditya, Michaelie Trenbath

Abstract:

Across the region, smart city initiatives are not merely technological upgrades; they are transformative endeavors aimed at enhancing the quality of life and fostering sustainable growth. This exploration delves into the multifaceted aspects of smart city innovations, showcasing how Information and Communication Technology (ICT) shapes the urban development of smart cities. In this book, the discussion on smart city implementation draws on the ASEAN Smart City Network Program, which is a forum for countries in Southeast Asia. At its core, the initiative seeks to redefine urban living by leveraging technology in governance, public services, mobility, security, and environmental stewardship. read more

Reference Book: “Pengembangan Ekosistem Digital Wilayah Kepulauan: Eksplorasi Tojo Una-Una”

Book Friday, 24 January 2025

Authors: Rini Rachmawati, Amandita ‘Ainur Rohmah, Azis Musthofa, Hafidz Wibisono, Rizki Adriadi Ghiffari

Abstract:

Pengembangan Ekosistem Digital Wilayah Kepulauan: Eksplorasi Tojo Una-Una merupakan sebuah inisiatif yang bertujuan untuk memajukan ekosistem digital di wilayah kepulauan. Eksplorasi Tojo Una-Una merupakan bagian dari kajian kasus yang memperkaya diskusi dan pemahaman mengenai pentingnya pengembangan ekosistem digital di wilayah kepulauan. Wilayah ini sebagai salah satu 3T dan kepulauan yang terletak di Provinsi Sulawesi Tengah yang memiliki potensi besar namun masih membutuhkan pengembangan infrastruktur digital yang lebih baik. Berbagai program telah diinisiasi oleh Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah dan melibatkan berbagai pihak termasuk lembaga swadaya masyarakat, sektor swasta. dan masyarakat setempat. Buku ini menyajikan gambaran ekosistem digital wilayah kepulauan melalui upaya untuk meningkatkan konektivitas internet, akses ke teknologi informasi dan komunikasi, serta memperluas pemanfaatan teknologi digital di berbagai sektor. Adanya potensi pengembangan ekosistem digital dan potensi aliansi menjadi salah satu peluang dalam mengoptimalkan penerapan teknologi dalam kehidupan sehari-hari. Perencanaan pengembangan ekosistem digital perlu mempertimbangkan sektor-sektor yang memiliki potensi pertumbuhan dan dampak signifikan terhadap masyarakat lokal. Melalui pengembangan ekosistem digital ini, diharapkan wilayah kepulauan dapat berkembang dengan lebih baik dalam memanfaatkan potensi teknologi digital untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat perekonomian lokal. read more

Dari Keragaman Menuju Persatuan: Memperkuat Kohesi Sosial di Ibu Kota Nusantara

Policy Brief Sunday, 19 January 2025

Ketua Peneliti: Prof. Dr. Rini Rachmawati, S.Si., M.T.

Anggota Peneliti: Prof. Dr. Wahyudi Kumorotomo, MPP.

Asisten Peneliti:

Amandita ‘Ainur Rohmah, S.Si., M.Sc.

Nurina Aulia Haris, M.A. 

Latar Belakang

Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Indonesia membawa harapan baru sekaligus tantangan, khususnya dalam aspek kohesi sosial di tengah keberagaman masyarakat. Penelitian terhadap masyarakat di beberapa kawasan IKN yaitu KIPP (Kawasan Inti Pusat Pemerintahan), KIKN (Kawasan IKN), dan KPIKN (Kawasan Pengembangan IKN), mengungkap dinamika interaksi sosial, tingkat kepercayaan, dan pandangan masyarakat terhadap pembangunan yang sedang berjalan. Policy brief ini menganalisis apakah IKN mampu membangun kohesi sosial atau menghadapi potensi polarisasi sosial, sekaligus memberikan rekomendasi kebijakan. read more

Book Chapter: “The Impact of Studying Abroad on the Three Pillars of Higher Education at Universitas Gadjah Mada, Indonesia: Challenges and Breakthroughs”

Book Thursday, 24 October 2024

Authors: Wahyu Supartono, Hermin Indah Wahyuni, Vissia Ita Yulianto, Naoki Umemiya

Abstract:

This study takes education, research, and community service—collectively known as the three pillars of higher education—as its point of departure in analyzing the impact of study abroad on academic staff at Universitas Gadjah Mada (UGM). Applying a mixed method approach through a quantitative survey and qualitative interviews, this study reports on and assesses how studying abroad impacts the trajectory and performance of education, research, and community service at UGM. In 2020 and 2021, quantitative data were collected from 833 respondents using two survey instruments; qualitative data were also collected through interviews with 22 academic staff. The study found that faculty members’ study abroad experiences positively impacted their diverse teaching, research, and community service-related activities in a variety of ways after returning to UGM. This study also shows that the network of faculty members who studied abroad plays a significant role in the process of promoting internationalization, which is no longer treated as a goal but as a means of raising the level of education and research. read more

IKAT: The Indonesian Journal of Southeast Asian Studies

Journal Tuesday, 3 January 2023

IKAT: The Indonesian Journal of Southeast Asian Studies ISSN 2580-6580 (Print) 2597-9817 (Online) is an academic, open access, and double blind reviewed journal about Southeast Asian societies and cultures. Founded in 2017 at the Center for Southeast Asian Social Studies (CESASS) Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia.

The Journal strives to provide new, rigorous and comprehensive knowledge and understanding of Southeast Asia through inter-disciplinary perspectives. Its scopes includes but is not limited to economic welfare, institutional knowledge production, history, political transformations and the social development of information and communication technology in the region. Contributors may focus on an in-depth individual country analysis or on comparing a multi-country case study. Given the mission statement of CESASS, contributors are encouraged to submit empirical, methodological, theoretical, or conceptual articles about Southeast Asia through the eye of social sciences. read more

Proceeding of Southeast Asia Conference on Media, Cinema, and Art (2021)

Proceeding Thursday, 10 February 2022

Proceeding of Southeast Asia Conference on Media, Cinema, and Art (2021)

Southeast Asia Conference on Media, Cinema and Art (SEA-MCA) is a distinct international conference organized by Center for Southeast Asian Social Studies, Universitas Gadjah Mada in 2021. The conference picked the theme of: “Rediscovering Southeast Asia Amidst Its Multi-layered Burdens.”

This conference proceedings book is arranged by Center for Southeast Asian Social Studies UGM. It is consisting of a wide range of topics under the field of art, media and film studies, prominently in searching for Southeast Asia regional collective values and identity in time of crisis caused by the COVID-19 pandemic. Some of the topics are divided into three broad sub-themes, including but not limited to: Media, human rights and democracy; Digital literacy and Digital divide in SEA; Contesting Identities in Southeast Asian cinema; Regionalism in Southeast Asian cinema; Art and politics; and Performing and visual art studies. read more

SOCIAL SCIENCE IN THE AGE OF TRANSFORMATION AND DISRUPTION: Its Relevance, Role, and Challenge

Book Monday, 1 March 2021

SOCIAL SCIENCE IN THE AGE OF TRANSFORMATION AND DISRUPTION: Its Relevance, Role, and Challenge

Edited by Hermin Indah Wahyuni and Vissia Ita Yulianto

In soul and spirit, the social sciences seek not to take things for granted, but rather critically understand our social world both in theory and in practice. There are huge challenges ahead, as increasingly complex social issues are entangled with the most interdependent global society ever. Within this context, the social sciences must bring about a more just, equal, and inclusive society by conducting more grounded interdiscipilinary research in responding to the critical issues of our time. read more

12

Recent Posts

  • CESASS Chat #46: “Regime Types in Southeast Asia and the Interpretation of ASEAN Norms”
  • Fostering Academic Exchange with Center of Peatland and Disaster Studies, Universitas Riau (CPDS UNRI)
  • CESASS Chat #45: “A Nation Within a City: Contesting Space and Meaning in the Indonesian Capital” & “Perceptions of the Past and Present: What Does Borobudur Represent in the Wider Context of Discussions on Heritage?”
  • Supporting Institutional Efforts toward a Center of Excellence with Pusat Riset Sistem Peradilan Pidana Universitas Brawijaya (PERSADA UB)
  • Book Chapter: “Popular Culture in Cross-Cultural Understanding: Roles, Challenges, and Opportunities”
Universitas Gadjah Mada

Center for Southeast Asian Social Studies
Universitas Gajah Mada

Gedung PAU, Jl. Teknika Utara
Daerah Istimewa Yogyakarta 55281
pssat@ugm.ac.id
+62 274 589658

Instagram | Twitter | FB Page | Linkedin | Youtube

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY