Chief Researcher: Prof. Dr. Rini Rachmawati, S.Si., M.T.
Assistant:
Amandita ‘Ainur Rohmah, S.Si., M.Sc.
Azis Musthofa, S.Si.
Potensi Pengembangan Ekosistem Digital
- Dukungan Pemerintah Daerah : Kepala Daerah, OPD, hingga pemerintah desa
- Pemanfaatan infrastruktur digital yang disediakan BAKTI KOMINFO (BTS dan AI) pada sektor pendidikan, kesehatan, pariwisata, layanan publik.
- Digitalisasi di Kabupaten Tojo Una-Una sudah mulai diinisiasi melalui adanya presensi online
- Pemerintah Kab. Tojo Una-Una telah mendata kebutuhan infrastruktur dalam menguatkan ekosistem digital. Kominfo Kab. Tojo Una-Una telah mengcover akses internet seluruh OPD.
- Pelayanan publik berbasis digital: Inisiasi layanan publik (Dukcapil:pengajuan akte kelahiran, pelaporan kematian, dan pembuatan KTP)
- Literasi digital masyarakat: keaktifan masyarakat lokal dalam kegiatan UMKM dan penguatan gender.
- Perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah yang sudah memanfaatkan TI sebagai media pemasaran (sosial media, platform e-commerce, dan QRIS)
- Pengembangan objek daya tarik wisata dengan pasar wisatawan mancanegara
- Sudah adanya penerapan Smart Village pada beberapa desa di Kabupaten Tojo Una-Una.
TATA KELOLA DIGITAL
Permasalahan
- Permasalahan akses jaringan khususnya di kepulauan dan dataran atas
- Belum semua OPD memiliki website
- Keterbatasan anggaran operasional penyediaan layanan publik berbasis IT
- Keterbatasan pengetahuan SDM dalam pemanfaatan teknologi
- Terbatasnya alat komunikasi (Mobile Phone)
Desain Program
- Peningkatan layanan internet di desa
- Program layanan internet gratis melalui wifi publik
- Program percontohan Desa Pintar/Smart Village
PARIWISATA BERKELANJUTAN DAN BERWAWASAN LINGKUNGAN
Permasalahan
- Belum meratanya jaringan internet pada destinasi pariwisata
- Persoalan digitalisasi promosi pariwisata pada kawasan strategis nasional
- Keterbatasan SDM bidang IT
- Terbatasnya infrastruktur sarana prasarana transportasi destinasi wisata di kepulauan
Desain Program
- Kolaborasi pengelolaan destinasi wisata dengan OPD-OPD
- Perubahan mindset terkait penguatan kolaborasi pariwisata
- Pengembangan SDM Pariwisata
- Pengelolaan website Dinas Pariwisata dan Pelaku Wisata
- Pembangunan 3 destinasi prioritas (Danau Banano, Pulau Una-Una, dan Pulau Papan: Desa Kadoda), Malotong, Ubur Ubur sama Air Panas Marlo
PEMBERDAYAAN EKONOMI
Permasalahan
- Keterbatasan infrastruktur sarana dan prasarana
- Keterbatasan SDM bidang IT
- Terbatasnya akses jaringan untuk fasilitasi promosi produk UMKM
- Tidak semua pelaku UKM mampu menggunakan platform e-commerce dalam mempromosikan produk
- Akses internet yang kurang optimal di kawasan perdesaan
Desain Program
- Pengembangan sentra kopi di Desa Nggawia, Kec. Tojo Barat
- Pengembangan Sentra IKM di Desa Uebone, Kec. Ampana Barat
- Pengembangan sentra jagung di Kec. Ulubongka
- Pengembangan pemasaran/promosi produk UMKM
- Pengembangan Bumdes
- Peningkatan kualitas jaringan internet
- Dukungan pelatihan digitalisasi untuk UMKM, IKM, Bumdes, Koperasi dan Petani
- Peningkatan akses internet untuk menjalankan usaha
- Peningkatan akses internet untuk anggota usaha
PENGUATAN PERAN WANITA DI SEKTOR DIGITAL
Permasalahan
- Keterbatasan pengetahuan SDM dalam pemanfaatan teknologi
- Terbatasnya alat komunikasi (Mobile Phone)
Desain Program
- Peningkatan layanan internet di desa
- Pengembangan ekosistem lokal dan desa mandiri
- Program penguatan keterampilan digital untuk perempuan
LITERASI DIGITAL
Permasalahan
- Terbatasnya pemanfaatan website atau layanan digital masyarakat
- Belum meratanya jaringan listrik khususnya di daerah kepulauan
Desain Program
- Peningkatan penyediaan fasilitas layanan pendidikan berbasis aplikasi (guru dan siswa)
- Bimbingan teknis layanan digital masyarakat
- Menyediakan akses internet di lokasi-lokasi fasilitas umum
- Lomba untuk masyarakat dalam pembuatan video edukasi masyarakat melalui sosial media
- Membuka ruang umum mengenai layanan digital di setiap kecamatan
- Pengadaan Listrik Tenaga Surya untuk mendukung layanan digital di desa yang belum ada jaringan listriknya
Desain Program, Kegiatan dan Indikator Outcome
TATA KELOLA DIGITAL
Program
- Peningkatan layanan internet di desa
- Program layanan internet gratis melalui wifi publik
- Program percontohan Desa Pintar/Smart Village
Kegiatan
- Pembangunan wifi di Balai Desa
- Pembangunan wifi di Taman, RTH, dll
- Pengembangan Smart Village
Indikator Outcome
- Persentase area yang dicakup oleh konektivitas Internet
- Jumlah desa yang menerapkan Smart Village
PEMBERDAYAAN EKONOMI (BUMDES DAN UMKM)
Program
- Peningkatan layanan dan akses internet di desa
- Pengembangan sentra kopi, IKM, dan jagung
- Pengembangan pemasaran/promosi produk UMKM
- Pengembangan Bumdes
- Dukungan pelatihan digitalisasi untuk UMKM, IKM, Bumdes, Koperasi dan Petani
Kegiatan
- Peningkatan produktivitas kopi dan jagung
- Peningkatan keterampilan dan desain produk IKM
- Pemanfaatan platform e-commerce dan pameran produk UMKM
Indikator Outcome
- Peningkatan produksi kopi dan jagung
- Peningkatan dalam kualitas produk IKM
- Peningkatan penjualan produk dan ekspansi pasar lokal dan internasional
PARIWISATA BERKELANJUTAN DAN BERWAWASAN LINGKUNGAN
Program
- Kolaborasi pengelolaan destinasi wisata dengan OPD-OPD
- Perubahan mindset terkait penguatan kolaborasi pariwisata
- Pengembangan SDM Pariwisata
- Pengelolaan website
- Pembangunan 3 destinasi prioritas
Kegiatan
- FGD Perencanaan Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan
- Sosialisasi Penguatan Kolaborasi Pariwisata
- Pelatihan ketrampilan pariwisata
- Peningkatan infrastruktur dan fasilitas di destinasi prioritas
Indikator Outcome
- Terbentuknya tim kolaborasi pariwisata dan rencana bersama yang diadopsi dan disepakati oleh semua OPD terkait
- Peningkatan pemahaman dan kesadaran tentang pentingnya kolaborasi
- Peningkatan keterampilan SDM pariwisata
- Jumlah wisatawan
PENGUATAN PERAN WANITA DI SEKTOR DIGITAL
Program
- Peningkatan layanan internet di desa
- Pengembangan ekosistem lokal dan desa mandiri
- Program Penguatan Keterampilan Digital untuk Perempuan
Kegiatan
- Pendampingan Kewirausahaan
- Pelatihan ketrampilan digital
Indikator Outcome
- Peningkatan jumlah perempuan yang terlibat dalam pelaku usaha
- Jumlah perempuan yang terlibat dalam kegiatan kewirausahaan digital
LITERASI DIGITAL
Program
- Peningkatan penyediaan fasilitas layanan pendidikan berbasis aplikasi (guru dan siswa)
- Bimbingan teknis layanan digital masyarakat
- Menyediakan akses internet di lokasi-lokasi fasilitas umum
- Lomba untuk masyarakat dalam pembuatan video edukasi masyarakat melalui sosial media
- Membuka ruang umum mengenai layanan digital di setiap kecamatan yang ada
- Pengadaan Listrik Tenaga Surya untuk mendukung layanan digital di desa yang belum merata aliran listriknya (belum ada listrik)
Kegiatan
- Pelatihan Penggunaan Aplikasi Edukasi
- Workshop dan Pelatihan Layanan Digital
- Lomba Video Edukasi
- Pelatihan Pemanfaatan Energi Surya
Indikator Outcome
- Peningkatan kompetensi guru dan siswa dalam menggunakan aplikasi edukasi
- Terselenggarannya workshop dan pelatihan bagi masyarakat
- Terselenggarannya lomba pembuatan video edukasi melalui sosial media
- Peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan energi surya
Rekomendasi
- Pengembangan infrastruktur dasar menjadi agenda pembangunan yang harus dilakukan. Mempertimbangkan kondisi geografis wilayah Kabupaten Tojo Una-Una yang beragam (wilayah daratan dan kepulauan), diperlukan infrastruktur dasar seperti listrik, internet, dan transportasi sebagai kebutuhan solusi ekosistem digital daerah.
- Kolaborasi antar sektor (aliansi strategis) melalui skema kemitraan (Public Private Partnership) direkomendasikan dalam upaya percepatan pembangunan di daerah tertinggal. Sektor pemerintahan dalam hal ini pemerintah pusat dan pemerintah daerah dapat berperan dalam pembiayaan pengembangan infrastruktur digital dan formulasi regulasi sedangkan sektor swasta berperan dalam mendukung penyediaan infrastruktur digital.
- Perencanaan pengembangan ekosistem digital perlu mempertimbangkan sektor-sektor yang memiliki potensi pertumbuhan dan dampak signifikan terhadap masyarakat lokal. Penentuan sektor prioritas di Kabupaten Tojo Una-Una perlu mendasarkan pada potensi wilayah, seperti: sektor pariwisata yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan yang menjadi salah satu sektor potensial pasar domestik dan mancanegara. Pengembangan pada aspek tourism supply masih dibutuhkan melihat belum optimalnya aksesibilitas (informasi digital dan transportasi) di Kabupaten Tojo Una-Una.