• Tentang UGM
  • IT Center
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Pusat Studi Sosial Asia Tenggara
Universitas Gajah Mada
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Selayang Pandang
    • Peneliti
    • Peneliti Mitra
    • Mitra
    • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Program
    • Konferensi Internasional
    • SUMMER COURSE
    • CESASS Research Fellowship
    • Magang
    • CESASS TALK
    • CESASS Chat
    • CESASS Vodcast
    • SEA Movie
    • Workshop
  • Publikasi
    • Jurnal
    • Buku
    • Prosiding
  • Esai Akademik
    • Ekonomi & Kesejahteraan Sosial
    • Hukum dan Hak Asasi Manusia
    • Media dan Komunikasi
    • Pendidikan
    • Politik dan Hubungan Internasional
    • Sejarah dan Budaya
    • Panduan Artikel
  • Beranda
  • Aktivitas
  • Hari Kedua Workshop Penulisan Akademik: Menjelajahi Realitas dalam Penelitian Empiris

Hari Kedua Workshop Penulisan Akademik: Menjelajahi Realitas dalam Penelitian Empiris

  • Aktivitas, short news
  • 11 November 2025, 15.47
  • Oleh: pssat
  • 0

Workshop Penulisan Akademik “Techniques and Ethics: Expanding Publication Opportunities in Scopus Indexing Journal” di Pusat Studi Sosial Asia Tenggara Universitas Gadjah Mada (CESASS UGM) berlanjut ke hari kedua pada Kamis, 23 Oktober 2025. Sesi dimulai dengan paparan dari Dr. Dicky Sofyan dari Sekolah Pascasarjana UGM, yang memimpin diskusi menarik dan mendalam berjudul “Reality in Empirical Research.” Dengan peserta yang hadir secara luring maupun daring, sesi ini berlangsung sangat interaktif dan menekankan pentingnya perspektif dalam membentuk cara kita memahami dunia.

Dr. Dicky mengilustrasikan hal tersebut melalui video latihan selective attention yang terkenal, di mana peserta diminta menghitung jumlah operan bola dan kemudian tidak memperhatikan kemunculan seseorang berkostum gorila. Aktivitas ini menunjukkan bahwa fokus perhatian dapat membatasi apa yang kita persepsi, mengingatkan para peneliti bahwa apa yang kita amati hanyalah sebagian dari realitas yang lebih luas.

Untuk semakin menunjukkan bagaimana persepsi pribadi memengaruhi interpretasi, Dr. Sofyan menampilkan gambar sederhana berupa sebuah batu dan meminta peserta menyebutkan warnanya. Beragam jawaban yang muncul menunjukkan bahwa setiap individu menafsirkan informasi visual secara berbeda. Selain itu, peserta diminta meletakkan jari mereka di depan dua batu dan kembali menemukan perbedaan hasil. Aktivitas-aktivitas ini mendorong peserta untuk merefleksikan bagaimana peneliti mendefinisikan, mengamati, dan mengukur realitas—menegaskan bahwa realitas bukan sekadar sesuatu yang “ada di luar sana,” tetapi difilter oleh asumsi, pancaindra, dan konteks kita.

Dr. Sofyan juga mendorong pemikiran kritis dengan mengajukan skenario hipotetis, misalnya seseorang yang ditolak masuk bioskop meskipun telah membeli tiket, kemudian meminta peserta merumuskan kemungkinan hipotesis berdasarkan informasi yang terbatas. Latihan ini menekankan pentingnya mengajukan pertanyaan yang tepat dan mempertimbangkan berbagai penjelasan yang masuk akal dalam proses penelitian.

Paruh kedua sesi hari itu dipandu oleh Dr. Ita, yang memfasilitasi konsultasi terbuka bagi peserta untuk membahas tantangan yang mereka hadapi dalam proses penulisan penelitian. Peserta dapat mempresentasikan draf manuskrip mereka, menerima umpan balik langsung, serta berdiskusi secara konstruktif mengenai cara memperbaiki ide dan metodologi. Melalui bimbingan personal ini, workshop menekankan tidak hanya pemahaman teoretis, tetapi juga penerapan praktis.

Hari tersebut ditutup dengan para peserta yang menyampaikan bahwa mereka memperoleh pemahaman yang lebih kuat tentang perspektif penelitian, keterampilan berpikir kritis yang meningkat, serta motivasi baru untuk terus mengembangkan karya akademik mereka.

Reporter: Hudanur Yildirim

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terakhir

  • Menghidupkan Kembali Kemitraan dengan Pusat Riset Ilmu Sosial dan Budaya Universitas Syiah Kuala (PRISB USK)
  • Membangun Kembali Kolaborasi dengan Thammasat University melalui Puey Ungphakorn School of Development Studies (PSDS)
  • Konferensi SEASREP 2025: Merayakan 30 Tahun Kemajuan Studi Asia Tenggara
  • Pemagang PSSAT Berpartisipasi dalam Konferensi IGSSCI
  • Meninjau Program Magang yang Sedang Berlangsung bersama ACICIS
Universitas Gadjah Mada

Pusat Studi Sosial Asia Tenggara
Universitas Gajah Mada

Gedung PAU, Jl. Teknika Utara
Daerah Istimewa Yogyakarta 55281
pssat@ugm.ac.id
+62 274 589658

Instagram | Twitter | FB Page | Linkedin | Youtube

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY