• Tentang UGM
  • IT Center
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Pusat Studi Sosial Asia Tenggara
Universitas Gajah Mada
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Selayang Pandang
    • Peneliti
    • Peneliti Mitra
    • Mitra
    • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Program
    • Konferensi Internasional
    • SUMMER COURSE
    • CESASS Research Fellowship
    • Magang
    • CESASS TALK
    • CESASS Chat
    • CESASS Vodcast
    • SEA Movie
    • Workshop
  • Publikasi
    • Jurnal
    • Buku
    • Prosiding
  • Esai Akademik
    • Ekonomi & Kesejahteraan Sosial
    • Hukum dan Hak Asasi Manusia
    • Media dan Komunikasi
    • Pendidikan
    • Politik dan Hubungan Internasional
    • Sejarah dan Budaya
    • Panduan Artikel
  • Beranda
  • Aktivitas
  • Penelitian Bersama UGM dan NCCU untuk Meninjau Kembali Peringkat Universitas di Indonesia, Taiwan, dan Vietnam

Penelitian Bersama UGM dan NCCU untuk Meninjau Kembali Peringkat Universitas di Indonesia, Taiwan, dan Vietnam

  • Aktivitas, penelitian, riset
  • 12 Juni 2024, 16.25
  • Oleh: pssat
  • 0

Internasionalisasi Pendidikan Tinggi (PT) masih dipandang sebagai paradigma yang kebarat-baratan, sebagian besar Anglo-Saxon, dan sebagian besar berbahasa Inggris. Mengikuti teori Hans de Wit tentang pendekatan internasionalisasi yang komprehensif dan inklusif (2019) dan menggunakan dasar pemikiran Jane Knight dalam melihat secara kritis aspek internasionalisasi dan agenda kompetitif Perguruan Tinggi (2010), sebuah penelitian bersama oleh Dr. Vissia Ita Yulianto (Universitas Gadjah Mada & National Chengchi University), Dr. Le Thi-Nham (National Chengchi University) dan Dr. Muhammad Rum (Universitas Gadjah Mada) menginvestigasi bagaimana komponen-komponen dari pendekatan neoliberal saat ini terhadap Perguruan Tinggi yang mengorbankan isu inklusi di Indonesia, Taiwan, dan Vietnam. Ching-Ping Tang, wakil presiden Urusan Internasional, National Chengchi University. Mereka juga telah melakukan wawancara dengan para administrator universitas, akademisi dan mahasiswa di National University of Science and Technology (NTUST) dan Tamkang University (TKU), Taiwan (ROC).

Searah jarum jam dari kanan ke kiri: Dr. phil. Vissia Ita Yulianto, Prof. Ching-Ping Tang, Dr. Falikul Isbah, Dr. Le Ti-Nham. Proyek ini didanai oleh Fisipol UGM (2024).

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terakhir

  • Menghidupkan Kembali Kemitraan dengan Pusat Riset Ilmu Sosial dan Budaya Universitas Syiah Kuala (PRISB USK)
  • Membangun Kembali Kolaborasi dengan Thammasat University melalui Puey Ungphakorn School of Development Studies (PSDS)
  • Konferensi SEASREP 2025: Merayakan 30 Tahun Kemajuan Studi Asia Tenggara
  • Pemagang PSSAT Berpartisipasi dalam Konferensi IGSSCI
  • Meninjau Program Magang yang Sedang Berlangsung bersama ACICIS
Universitas Gadjah Mada

Pusat Studi Sosial Asia Tenggara
Universitas Gajah Mada

Gedung PAU, Jl. Teknika Utara
Daerah Istimewa Yogyakarta 55281
pssat@ugm.ac.id
+62 274 589658

Instagram | Twitter | FB PageĀ | Linkedin | Youtube

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY