AKTIVITAS

WhatsApp Image 2018-02-19 at 09.05.33

[Diskusi] Memperkuat Ilmu Sosial

Ilmu sosial memiliki posisi dan kekuatan yang sentral untuk memahami masalah sosial, mengatur birokrasi, mengatur ekonomi, mengatur kebijakan dan komunikasi publik dalam mendukung kehidupan masyarakat baik di daerah maupun global. Masalah ketidakseimbangan sosial, multikulturalisme, religiusitas, intoleransi rasial, marginalitas, politik praktis, ...
LRG_DSC01657

[Workshop] Penerbitan Jurnal dalam Forum Internasional

Pusat Studi Sosial Asia Tenggara kembali mendapat kunjungan dari New Zealand. Tamu kali ini adalah Khairiah A. Rahman, M.A. dari School of Communication Studies, Auckland University of Technology dan Dr. Adam Brown dari Auckland Institute of Studies. Kunjungan mereka ke ...
lowonganikatheader

Lowongan: Tim Manajerial Jurnal

IKAT: The Indonesian Journal of Southeast Asian Studies membuka lowongan untuk Tim Manajerial Jurnal dengan kualifikasi dan persyaratan sebagai berikut:   Kualifikasi: Diutamakan mahasiswa S-2 tingkat akhir/lulusan S-2 Berbahasa Inggris & Bahasa Indonesia tingkat profesional Berpengalaman dalam penulisan ilmiah Familiar ...
DSC00310

[Seminar] Hasil Penelitian Program World Class Professor di Universitas Mataram

Setelah bekerja keras sejak bulan Agustus – November untuk merealisasikan program World Class Professor (WCP) Kemenristekdikti, konsorsium Pusat Studi Sosial Asia Tenggara (PSSAT) Universitas Gadjah Mada, Pusat Kajian Mitigasi Bencana dan Rehabilitasi Pesisir (PKMBRP/CoRem) Universitas Diponegoro, serta Pusat Studi Tsunami ...

ARTIKEL

2117547KorselIndo051427807294-preview780x390

Sepak Bola, Memori Kolektif, dan Nasionalisme di Asia Tenggara

Nasionalisme adalah hal yang tak pernah selesai. Ia harus diwariskan secara terus menerus melalui pendidikan, slogan, dan tentu saja keberadaan liyan. Dalam konteks relasi antar negara keberadaan liyan akan menjadi lebih rumit jika identitas nasional bangsa lainnya pernah bersinggungan dalam ...
Katalanischer_Atlas_01

Mega Proyek Tiongkok : Jalur Sutra Abad 21 dan Konektivitas ASEAN

Jalur Sutra merupakan jalur perdagangan kuno yang menghubungkan Barat dan Timur, seorang peneliti bernama Von Ricthofen berkebangsaan Jerman menamainya The Silk Road pada abad 18 M. Nama Jalur Sutra diambil karena komoditas perdagangan Tiongkok banyak berupa sutra. Frances Wood dalam ...
jaromir-kavan-233699

Kekacauan di Tengah Harapan: Melihat Daerah Frontier di Asia Tenggara

“Sebagai kawasan dengan teritori yang luas, relasi antar daerah pinggiran dan pusat kekuasaan di ASEAN sering diwarnai dengan berbagai stereotip negatif akibat adanya perbedayaan kebudayaan. Herannya di tengah stereotip negatif yang berkembang, daerah terluar atau sering disebut sebagai frontier masih ...

Video Kegiatan

Agenda

Program

Visit Us On TwitterVisit Us On FacebookVisit Us On Instagram